kata ganti orang dalam bahasa jepang

Ayo Pelajari Kata Ganti Orang dalam Bahasa Jepang

Ayo Pelajari Kata Ganti Orang dalam Bahasa Jepang 2241 1261 Luminous Learning Centre

Apabila dalam bahasa Indonesia ada banyak kata ganti orang yang bisa digunakan, seperti saya/aku, kamu, dia, dan lainnya, sama halnya juga dalam bahasa Jepang. Bagi Anda yang sedang mempelajari bahasa Jepang, sebaiknya perlu memperhatikan aturan-aturannya karena dalam penggunaannya cenderung lebih bersifat spesifik.

Mengapa demikian? karena penggunaan kata ganti orang dalam bahasa Jepang sangat berkaitan dengan formalitas dan konteks. Dimana penggunaan bahasanya berdasarkan pada situasi dan lawan bicara. Misalnya, formal atau informal, lawan bicara laki-laki atau perempuan, berumur lebih tua atau lebih muda, dan sebagainya.

Anda harus mengetahui arti dan nuansa dari setiap kata ganti, agar Anda mengetahui cara penggunaannya dengan tepat dan menghindari terjadinya kesalahpahaman dalam berkomunikasi. Sebab kesalahan dalam menggunakan kata ganti dalam menyebut diri sendiri atau menyebut orang lain, bisa membuat lawan bicara Anda memberikan kesan yang buruk kepada Anda.

Yuk, langsung simak pembahasan di bawah ini agar Anda bisa menggunakan kata ganti orang dengan tepat.

Kata Ganti Orang Pertama dalam Bahasa Jepang: Aku, Saya, Kami, Kita

Kata ganti untuk orang pertama dibagi menjadi dua jenis, yakni kata ganti orang pertama tunggal dan kata ganti orang pertama jamak. Kata ganti orang pertama tunggal berguna untuk mendeskripsikan diri sendiri, sedangkan kata ganti orang pertama jamak digunakan untuk mendeskripsikan diri Anda dan orang-orang yang sedang bersama Anda.

Kata Ganti Orang Pertama Tunggal

1. Watashi (私)

Watashi merupakan kata yang sangat aman digunakan kepada siapapun dan dalam kondisi apapun, karena bisa digunakan kepada semua kalangan, serta memiliki makna yang halus sama halnya dengan kata “Saya” dalam bahasa Indonesia.

2. Boku (僕)

Boku mempunyai makna yang santai, bila dalam bahasa Indonesia biasa diartikan sebagai “Aku”. Kata ini digunakan oleh laki-laki saja, dan biasanya digunakan apabila berbicara dengan teman seumuran dan juga keluarga.

3. Atashi (あたし)

Berlawanan dari Boku, Atashi ini hanya digunakan oleh perempuan saja. Alasannya karena memiliki kesan yang feminim. Selain itu, kata ganti ini hanya diucapkan kepada teman yang seumuran dan keluarga.

4. Watakushi (私)

Watakushi memiliki makna yang sama dengan watashi, namun kesannya lebih formal dan halus. Kata ganti ini biasanya diucapkan pada saat rapat, pidato, dan situasi resmi lainnya.

5. Ore (俺)

Ore apabila diartikan dalam bahasa Indonesia akan menjadi “Gue”, dan memiliki kesan yang keren dan cool. Kata ganti ini hanya bisa digunakan oleh laki-laki saja dan dalam situasi yang non formal. Sebaiknya gunakan kata ganti ini kepada teman atau keluarga saja, jangan gunakan dengan orang yang belum pernah Anda kenal sebelumnya.

Kata Ganti Orang Pertama Jamak

Menggunakan kata ganti orang pertama jamak sangatlah mudah, yakni dengan mengubah kata ganti orang pertama tunggal dan menambahkan kata Tachi dibelakangnya. Namun perlu Anda perhatikan juga, karena ada beberapa kata yang memiliki pola berbeda.

  • Watashi Tachi (私たち) adalah bentuk jamak dari Watashi.
  • Boku Tachi (僕たち) dan Bokura (僕ら) adalah bentuk jamak dari Boku.
  • Atashi Tachi (あたしたち) adalah bentuk jamak dari Atashi.
  • Ore Tachi (俺たち) dan Orera (俺ら) adalah bentuk jamak dari Ore.
  • Watakushi Domo (私ども) adalah bentuk jamak dari Watakushi, tambahan Domo ini berguna untuk menunjukkan kerendahan diri dan menambah kesan sopan untuk acara yang resmi.
  • Ware Ware (我々) terkadang digunakan oleh orang perusahaan untuk menyebut “Kami” (orang perusahaan).

Kata Ganti Orang Kedua dalam Bahasa Jepang: Anda, Kamu, Kalian

Sama halnya dengan bahasa Indonesia, dalam bahasa Jepang juga memiliki kata ganti untuk menyebutkan orang kedua yang beragam, mulai dari yang halus sampai dengan kasar. Kata ganti orang kedua ini juga dibedakan menjadi tunggal dan jamak.

Kata Ganti Orang Kedua Tunggal

1. Anata (あなた)

Kata ini merupakan kata umum yang bisa digunakan oleh siapapun dan kepada siapapun, atau bila diartikan dalam bahasa Indonesia yakni “Anda”. Dalam penggunaannya Anata memiliki banyak kesan sehingga perlu kehati-hatian, bisa untuk formal, santai, bahkan sampai kasar. Ini tergantung siapa lawan bicara Anda, konteks pembicaraan, nada saat berbicara, umur, jabatan dan hal-hal lainnya.

2. Kimi (君)

Secara harfiah Kimi dapat diartikan sebagai “Kamu” dan hanya bisa digunakan dalam percakapan non formal atau santai. Misalnya bicara dengan teman sebaya, atau orang yang lebih muda dari Anda. Kata ini berkesan asik, akrab, dan cenderung tidak kaku.

3. Omae (お前)

Omae biasanya digunakan oleh laki-laki saja, kata ini biasanya digunakan untuk menyebut teman seumuran yang sudah akrab. Karena bila kata ini digunakan kepada orang yang belum Anda kenal akan terkesan kasar, meskipun lawan bicara Anda berumur lebih muda.

4. Anta (あんた)

Tidak berbeda jauh dengan Anata, Anta juga bisa digunakan orang dewasa dalam melakukan percakapan dengan orang yang seumuran atau orang yang sudah akrab. Kesan yang timbul saat menggunakan kata ini beragam, bila digunakan dengan teman kesannya akrab, tapi bisa berubah menjadi kata yang tidak sopan jika digunakan kepada orang yang belum kenal, apalagi bila digunakan dengan nada yang tinggi.

Kata Ganti Orang Kedua Jamak

Untuk menyebutkan kata ganti orang kedua jamak yang memiliki makna “Kalian”, sama halnya dengan penyebutan kata ganti orang pertama jamak, yakni dengan menambahkan kata Tachi (たち) atau Ra (ら).

  • Anata Tachi adalah bentuk jamak dari kata Anata.
  • Kimi Tachi adalah bentuk jamak dari kata Kimi.
  • Omae Tachi atau Omae Ra adalah bentuk jamak dari kata Omae.
  • Anta Tachi atau Anta Ra adalah bentuk jamak dari Anta.
  • Temee Ra adalah bentuk jamak dari kata Temee.
  • Kisama Ra adalah bentuk jamak dari kata Kisama.

Kata Ganti Orang Ketiga dalam Bahasa Jepang: Dia dan Mereka

Dalam bahasa Jepang ada perbedaan dalam penyebutan “Dia” (laki-laki) dan “Dia” (perempuan), berbeda dengan bahasa Indonesia yang tidak mengenal gender untuk setiap kata ganti yang digunakan. Sama seperti kata ganti yang sudah dibahas sebelumnya, kata ganti orang ketiga juga memiliki dua jenis, yakni tunggal dan jamak.

Kata Ganti Orang Ketiga Tunggal

1. Kare (彼)

Kare adalah kata ganti untuk penyebutan “Dia” yang digunakan hanya untuk laki-laki saja. Kata ini tidak memiliki aturan tertentu dalam penggunaannya, karena relatif aman digunakan kepada siapapun dan dalam kondisi apapun.

2. Kanojo (彼女)

Bila dilihat dari struktur kanji yang digunakan, yakni kanji Kare ditambahkan kanji Onna artinya adalah wanita atau perempuan. Kata ini sangat umum dan aman digunakan kepada siapapun dan dalam kondisi apapun.

Penggunaan Lain Untuk Kata Kare dan Kanojo:

Selain digunakan untuk penyebutan orang ketiga, kata Kare dan Kanojo juga bisa Anda gunakan untuk menyebut “Pacar”.

  • Boku no Kanojo (僕の彼女) artinya “Pacar saya (perempuan).
  • Watashi no Kare (私の彼) artinya “Pacar saya (laki-laki).

3. Kono, Sono, dan Ano Hito

Kata yang bisa digunakan untuk menyebutkan orang ketiga adalah dengan menggunakan kata tunjuk Kono, Sono, dan Ano ditambahkan dengan Hito yang bermakna orang.

  • Kono Hito (この人) artinya “Orang ini”.
  • Sono Hito (その人) artinya “Orang itu”.
  • Ano Hito (あの人) artinya “Orang itu”.

4. Kono, Sono, dan Ano Kata

Bentuk lebih sopan dari kata ganti Kono, Sono, dan Ano Hito adalah Kono, Sono, Ano Kata. Kata ganti ini bisa Anda gunakan untuk menunjuk orang ketiga secara lebih sopan.

  • Kono Kata (この方) artinya “Orang ini”
  • Sono Kata (その方) artinya “Orang itu”
  • Ano Kata (あの方) artinya “Orang itu”

Kata Ganti Orang Ketiga Jamak

Bentuk jamak dari kata “Dia” adalah “Mereka”, cara penggunaanya pun hampir sama dengan kata ganti lainnya, Anda hanya perlu menambahkan kata Tachi atau Ra di belakang.

  • Kare (彼) bentuk jamaknya menjadi Kare ra (彼ら).
  • Kanojo (彼女) bentuk jamaknya menjadi Kanojo ra (彼女ら) atau Kanojo tachi (彼女たち)

Dalam mempelajari bahasa Jepang, Anda juga harus mengetahui kata ganti orang supaya dalam melakukan percakapan tidak terjadi kesalahpahaman dan membuat lawan bicara memberikan penilaian buruk terhadap Anda. Selain itu, Anda juga harus membiasakan diri dan berlatih secara rutin melakukan percakapan. Agar semakin lancar, Anda juga bisa mengikuti kelas di tempat kursus bahasa karena lingkungan disana lebih suportif untuk belajar bahasa Jepang.

Di Luminous, Anda juga bisa meningkatkan kemampuan bahasa Jepang dan mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda. Ingin lancar berbahasa Jepang? Yuk, ikuti kelas bahasa Jepang dengan harga terjangkau di Luminous Learning Centre!

Related Articles:

Back to Blog

Enroll Now

    Kelas yang Diminati

    This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

      What Can We Do for You?

      Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai courses yang tersedia dan fleksibiltas metodologi belajar, silakan isi form dibawah ini untuk selanjutnya dihubungi oleh team representative Luminous Learning Centre.

      Contact Us

      Luminous Learning Centre

      Jl. Cikajang no. 17, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12170

      info@learnwithluminous.com

      +62 21 2708 3411

      +62 851 5673 7210

      Hours:

      Monday-Friday: 10:00–19:00 Saturday: 09:00–15:00 Sunday: Closed

      Get in Touch

        Kelas yang Diminati

        This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

        ×

        Powered by WhatsApp Chat

        ×